Rabu, 01 April 2026
RAPAT KOORDINASI KLASTER SUWAWA DAN KABILA CS
Resume Hasil Rapat Koordinasi Kluster Kabila dan Suwawa ( Kabila, Tilongkabila, Kabila bone, Botupingge, Suwawa, Suwawa Selatan dan Pinogu)
Tanggal: 01 April 2026
A. Pembukaan:
1. Korkab Ahmad Nanang Kadir
• Memperkenalkan progres dalam kegiatan pendampingan yang telah dilakukan.
• Menginformasikan tentang program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk triwulan pertama tahun 2026 (Januari-Maret).
• Menekankan agenda utama rakor, yaitu sosialisasi pembuatan dan tutorial blogspot atau website desa.
2. Sambutan Korwil Farid Hubu
• Mengingatkan pentingnya keseriusan pendamping dalam menjalankan tugas.
• Menyampaikan hasil validasi data pemanfaatan dana desa tahun 2025 dengan progres kuantitatif 99% dan capaian realisasi dana 88%.
• Menyoroti adanya data penerima BLT yang melebihi kuota yang ditetapkan dalam APBDes.
• Mencatat adanya kekeliruan dalam penetapan satuan kegiatan, terutama terkait sarana dan prasarana desa.
• Menyampaikan bahwa beberapa data penerima BLT untuk tahun 2026 masih keliru, sehingga perlu diperbaiki.
• Mengingatkan bahwa data penerima BLT harus sinkron dengan data BNBA.
• Menyampaikan bahwa hingga saat ini, baru 20 dari 160 desa di Kabupaten Bone Bolango yang memiliki blogspot.
• Menekankan pentingnya memposting semua kegiatan desa di blogspot atau website masing-masing.
• Menyebutkan rencana sosialisasi khusus untuk aplikasi evaluasi kinerja pendamping tahun 2026.
• Mengharapkan tindak lanjut di lapangan dari pendamping desa setelah rakor.
• TAPM akan memonitor dan mengevaluasi semua kegiatan pendampingan secara menyeluruh.
• Menyampaikan bahwa data pemanfaatan dana desa untuk tahun 2026 akan dikirim tiap hari Senin dari Kabupaten ke Provinsi.
• Menekankan perlunya pemetaan pendamping yang memperhatikan kondisi lapangan.
• Menginformasikan bahwa terdapat kekurangan pendamping di beberapa kecamatan, khususnya di Kabupaten Bone Bolango, di mana dua kecamatan tidak memiliki pendamping.
3. Sambutan Korprov Gorontalo Yakob Mohamad
• Menyampaikan bahwa pemetaan pendamping telah memperhatikan kondisi lapangan di Provinsi Gorontalo.
• Menerangkan bahwa kekurangan pendamping desa telah diusulkan ke Kementerian melalui Kornas di Jakarta.
• Menekankan bahwa sistem relokasi pendamping harus mempertimbangkan situasi di setiap wilayah.
• Menyatakan bahwa blogspot berfungsi sebagai wadah untuk monitoring dan evaluasi kegiatan.
• Mengingatkan pentingnya evaluasi terhadap aktivitas dan eksistensi pendamping desa.
• Mengharapkan pendamping desa mengunggah kegiatan harian mereka di media sosial seperti Facebook, TikTok, Twitter, Instagram, dan blogspot.
• Menegaskan bahwa monitoring oleh TAPM harus mencakup semua aspek kegiatan pendampingan.
• Mengharapkan Korcam melakukan koordinasi dengan seluruh pendamping di kecamatan guna mengoptimalkan kegiatan.
B. Laporan Progress Kegiatan Pendampingan
1. Kecamatan suwawa : 10 Desa
a. Identifikasi dan Fasilitasi Musyawarah Pertanggungjawaban BUMDES: Desa Boludawa, tgl 17 Maret 2026, RKTL 9 desa akhir April 2026
b. Informasi Ketahanan Pangan 2025 dan 2026: 2025, menyisakan 2 desa (Helumo, Huluduotamo) tdk jalan, bahkan sebagian dana masih di rekening desa dan Bumdes (tdk tereksekusi)
c. Penyaluran Dana Desa tahap ke-1 tahun 2026: 100% masuk ke rekening desa
d. Penyaluran BLT Dana Desa tahun 2026 :10 desa telah salur ke KPM (januari februari maret)
e. Kelengkapan BNBA KPM BLT Dana Desa: Datanya sudah dikirim ke pak Haji dan pak Asep
f. Informasi Progres Fasilitasi Pembuatan Website Blogspot Pemerintah Desa: Masih 4 desa (Bube Baru, Tingkohubu, Tingkohubu timur, Ulanta) RKTL akhir april
g. Progres Input Pemanfaatan Dana Desa tahun 2025: 100% sudah selesai
h. Informasi Fasilitasi Laporan Kinerja BPD: Baru 2 desa yang telah melaksanakan (Helumo, Tingkohubu) RKTL pertengahan april
i. Identifikasi Penanganan masalah di Desa: Belum ada
j. Informasi Pembangunan Gerai KDKMP: Tidak ada
k. Pertanyaan sebagai Bahan Diskusi Rapat Koordinasi: Penyertaan modal Bumdes program ketapang masih menyisakan dana di rekening Bumdes (beberapa desa), pertanyaan, apakah kegiatannya masih mengikuti regulasi di tahun 2025?
2. Kecamatan Botupingge; 9 Desa
a. Identifikasi dan Fasilitasi Musyawarah Pertanggungjawaban BUMDES: 1 Desa sudah, 8 desa belum
b. Informasi Ketahanan Pangan 2025 dan 2026: 2025, 7 desa sudah, 2 desa belum
c. Penyaluran Dana Desa tahap ke-1 tahun 2026: 8 desa sudah, 1 desa belum
d. Penyaluran BLT Dana Desa tahun 2026 : 7 desa telah salur 2 desa belum
e. Kelengkapan BNBA KPM BLT Dana Desa: 0 desa sudah, 9 desa belum
f. Informasi Progres Fasilitasi Pembuatan Website Blogspot Pemerintah Desa: 2 desa sudah, 9 desa belum
g. Progres Input Pemanfaatan Dana Desa tahun 2025: 9 desa sudah atau 100% sudah selesai
h. Informasi Fasilitasi Laporan Kinerja BPD: 0 desa sudah, 9 desa belum
i. Identifikasi Penanganan masalah di Desa: Belum ada
j. Informasi Pembangunan Gerai KDKMP: 1 desa sedang di banguan, 8 desa masih identifikasi
k. Pertanyaan sebagai Bahan Diskusi Rapat Koordinasi: belum ada
3. Kecamatan Suwawa Selatan: 8 Desa
a. Identifikasi dan Fasilitasi Musyawarah Pertanggungjawaban BUMDES: 0 Desa sudah, 8 desa belum
b. Informasi Ketahanan Pangan 2025 dan 2026: 2025, 7 desa sudah, 1 desa belum
c. Penyaluran Dana Desa tahap ke-1 tahun 2026: 8 desa sudah, 100%
d. Penyaluran BLT Dana Desa tahun 2026 : 8 desa telah salur , 100%
e. Kelengkapan BNBA KPM BLT Dana Desa: 7 desa sudah, 1 desa belum
f. Informasi Progres Fasilitasi Pembuatan Website Blogspot Pemerintah Desa: 2 desa sudah, 8 desa belum
g. Progres Input Pemanfaatan Dana Desa tahun 2025: 8 desa sudah atau 100% sudah selesai
h. Informasi Fasilitasi Laporan Kinerja BPD: 0 desa sudah, 8 desa belum
i. Identifikasi Penanganan masalah di Desa: 4 desa belum tuntas permasalahan tahun 2023
j. Informasi Pembangunan Gerai KDKMP: 2 desa sedang di banguan, 6 desa masih identifikasi
k. Pertanyaan sebagai Bahan Diskusi Rapat Koordinasi: belum ada
4. Kecamatan Kabila: 7 Desa
a. Identifikasi dan Fasilitasi Musyawarah Pertanggungjawaban BUMDES: 2 Desa sudah, 5 desa belum
b. Informasi Ketahanan Pangan 2025 dan 2026: 2025, 7 desa sudah, 6 desa panen, 1 desa belum panen
c. Penyaluran Dana Desa tahap ke-1 tahun 2026: 6 desa sudah, 1 desa belum
d. Penyaluran BLT Dana Desa tahun 2026 : 3 desa telah salur , 4 desa belum
e. Kelengkapan BNBA KPM BLT Dana Desa: 3 desa sudah, 4 desa belum
f. Informasi Progres Fasilitasi Pembuatan Website Blogspot Pemerintah Desa: 7 desa sudah ada website, 0 desa belum ada blogspot
g. Progres Input Pemanfaatan Dana Desa tahun 2025: 7 desa sudah atau 100% sudah selesai
h. Informasi Fasilitasi Laporan Kinerja BPD: 2 desa sudah, 5 desa belum
i. Identifikasi Penanganan masalah di Desa: hinor imam masjid danguru ngaji belum sepaham
j. Informasi Pembangunan Gerai KDKMP: 1 desa sedang di banguan, 6 desa masih identifikasi
k. Pertanyaan sebagai Bahan Diskusi Rapat Koordinasi: dana kethanan pangan tahun 2026 apakah masih sama dengan tahun 2025. System Analisa terkait dana ketahanan pangan yang terlalu kecil yang sulit di analisa
5. Kecamatan Kabila Bone: 9 Desa
a. Identifikasi dan Fasilitasi Musyawarah Pertanggungjawaban BUMDES: 3 Desa sudah, 6 desa belum
b. Informasi Ketahanan Pangan 2025 dan 2026: 2025, 8 desa sudah, 1 desa belum, 6 desa panen, 2 desa menunggu panen
c. Penyaluran Dana Desa tahap ke-1 tahun 2026: 9 desa sudah, 100%
d. Penyaluran BLT Dana Desa tahun 2026 : 4 desa telah salur , 5 desa belum
e. Kelengkapan BNBA KPM BLT Dana Desa: 6 desa sudah, 3 desa belum
f. Informasi Progres Fasilitasi Pembuatan Website Blogspot Pemerintah Desa: 1 desa sudah ada website, 8 desa belum ada blogspot
g. Progres Input Pemanfaatan Dana Desa tahun 2025: 9 desa sudah atau 100% sudah selesai
h. Informasi Fasilitasi Laporan Kinerja BPD: 1 desa sudah, 8 desa belum
i. Identifikasi Penanganan masalah di Desa: belum ada
j. Informasi Pembangunan Gerai KDKMP: 1 desa sedang di banguan, 8 desa masih identifikasi
k. Pertanyaan sebagai Bahan Diskusi Rapat Koordinasi: belum ada
6. Kecamatan Tilongkabila : 14 Desa
a. Identifikasi dan Fasilitasi Musyawarah Pertanggungjawaban BUMDES: 4 Desa sudah, 10 desa belum
b. Informasi Ketahanan Pangan 2025 dan 2026: 2025, 12 desa sudah, 2 desa belum
c. Penyaluran Dana Desa tahap ke-1 tahun 2026: 8 desa sudah, 6 desa belum
d. Penyaluran BLT Dana Desa tahun 2026 : 8 desa telah salur , 6 desa belum
e. Kelengkapan BNBA KPM BLT Dana Desa: 1 desa sudah, 13 desa belum
f. Informasi Progres Fasilitasi Pembuatan Website Blogspot Pemerintah Desa: 14 desa sudah ada blogspot
g. Progres Input Pemanfaatan Dana Desa tahun 2025: 14 desa sudah atau 100% sudah selesai
h. Informasi Fasilitasi Laporan Kinerja BPD: 0 desa sudah, 14 desa belum
i. Identifikasi Penanganan masalah di Desa: belum ada
j. Informasi Pembangunan Gerai KDKMP: 4 desa sedang di banguan, 10 desa masih identifikasi
k. Pertanyaan sebagai Bahan Diskusi Rapat Koordinasi: belum ada
7. Kecamatan Pinogu: 5 Desa
a. Identifikasi dan Fasilitasi Musyawarah Pertanggungjawaban BUMDES: 2 Desa sudah, 3 desa belum
b. Informasi Ketahanan Pangan 2025 dan 2026: 2025, 2 desa sudah, 3 desa belum,
c. Penyaluran Dana Desa tahap ke-1 tahun 2026: 2 desa sudah, 3 desa belum
d. Penyaluran BLT Dana Desa tahun 2026 : 0 desa telah salur , 5 desa belum
e. Kelengkapan BNBA KPM BLT Dana Desa: 0 desa sudah, 5 desa belum
f. Informasi Progres Fasilitasi Pembuatan Website Blogspot Pemerintah Desa: 0 desa sudah ada website, 0 desa belum ada blogspot
g. Progres Input Pemanfaatan Dana Desa tahun 2025: 5 desa sudah atau 100% sudah selesai
h. Informasi Fasilitasi Laporan Kinerja BPD: 1 desa sudah, 4 desa belum
i. Identifikasi Penanganan masalah di Desa: satu desa dala status pelimpahan ke Pengadilan
j. Informasi Pembangunan Gerai KDKMP: 0 desa sedang di banguan, 5 desa masih identifikasi
k. Pertanyaan sebagai Bahan Diskusi Rapat Koordinasi: belum ada
C. Solusi dan materi TAPM
1. TAPM Kabupaten/ Ramon Lakadjo
• Progress AHU bemdesa terap menjadi perhatian pendamping untuk percepatan
• Pertangungjawaban dana bumdesa segera di fasilitasi agar laporan tersebut tuntas
• Alokasi dana Ketapang dalak bentuk pertangungjawaba realisasi anggaran Ketapang
- Pemeringkatan bumdesa menjadi hal wajib untuk di lakukan pendampingan dan fasilitasi oleh pendamping desa, dengan memperhatikan PP no 11 dan permendesa no 3 tahun 2012, serta kepmedesa no 145 tahun 2022.
• Faslitasi pemeringkatan bumdesa sampai batas tanggl 18 april 2026
• Seluruh regulasi terkait bumdesa su dah disampaikan melalui grup WA TPP
• Format 115 bumdesa akan menjadi data dasar untuk menganalisa sealigus mudah dalam penginputan pemeringkatan bumdesa.
• Laporan pertangungjawaban harus menjadi perhatian pengurus bumdesa dan bumdesa Bersama yang ada dalam pencatatan buku kas umum.
2. Korkab/ Nanang Kadir
• Tiap desa harus punya akun dan tiap pendamping hatus punya akun
• OJT rakor ini bertitik pada tutorial pembuatan blogspot dan system pemeringkatan bumdesa
- Banyaknya Bumdesa yang belum melakukan pencatatan kegiatan bumdesa utamanya catatan keluar masuk anggaran bumdesa
- Banyaknya desa yang belum ada PAD desa
• Data ketahanan pangan tahun 2025 belum dapat masuk PAD karena belum cukup satu tahun pelaksanaan kegiatan bumdesa.
• Bumdesa belum ada catatan pendatapatan bumdesa m
- Bumdesa harus Menyusun urutan mulai perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan pertanggungjawaban
- Simulasi system pemeringkatan bumdesa dan pertanggungjawab bumdesa.
3. TAPM Kabupaten Asep Nurdin
• Perlu identifikasi data media social pendamping desa dan desa
• Media social konvensional seperti FB, Instagram, Tiktok dan Tweeter umum semua desa sudah ada
• Website atau blogspot masih banyak desa yang belum ada
• Pendamping desa setelah melakukan identifikasi langsung membuat RKTL pelaksanaan kegiatan, menentukan PIC, waktu Pelaksanaan kegiatan
• Jenis kegiatan berupa Menyusun rencana kegiatan, pelatihan/ on the job training desa, pembuatan website atau blogspot da evalausi pelaksanaan kegiatan.
- Review data input pemanfaatan dana desa tahun 2025 terkait kualitas laporan.
4. Diskusi dan tanya jawab serta simulasi pembuatan blogspot
Setelah penyampaian materi dari Kecamatan dan TAPM langsung dilakukan diskusi, tanya jawab dan simulasi pemreingatan bumdesa dan system pelaporan bumdesa serta simulasi da review data pemanftaan dana desa tahun 2025.
Kegiatan di askhiri dengan simulasi pembuatan blogspot bagi desa dan pendamping desa.
Laporan ini diharapkan menjadi acuan untuk perbaikan dan tindak lanjut dalam pelaksanaan pendampingan di lapangan, serta sebagai sarana untuk memastikan bahwa semua kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang ditetapkan.







.jpeg)






