Rapat Koordinasi Kader Pembangunan Manusia: Penguatan Kapasitas dan Evaluasi Penginputan Data EHDW
Dalam upaya memperkuat peran Kader Pembangunan Manusia (KPM)
dalam mendukung program percepatan penurunan stunting, telah dilaksanakan
kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) yang melibatkan seluruh KPM se-Kecamatan
Suwawa. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap
pelaksanaan tugas KPM, khususnya dalam penginputan data Konvergensi Stunting
melalui aplikasi Elektronik Human Development Worker (EHDW).
Rakor ini menjadi wadah penting untuk meninjau sejauh mana
progres input data yang telah dilakukan oleh para kader, sekaligus
mengidentifikasi berbagai kendala teknis maupun non-teknis yang dihadapi di
lapangan. Dalam sesi diskusi, para kader diberikan kesempatan untuk
menyampaikan pengalaman mereka dalam menggunakan aplikasi EHDW, termasuk
tantangan yang sering muncul saat proses penginputan data.
Sebagai bentuk penguatan kapasitas, para peserta mendapatkan
bimbingan teknis mengenai tata cara penginputan data yang benar dan sistematis
di aplikasi EHDW. Materi disampaikan secara rinci, mulai dari urutan
langkah-langkah pengisian, validasi data, hingga tips untuk menghindari
kesalahan umum yang sering terjadi. Harapannya, dengan pemahaman yang lebih
baik, kualitas data yang dihasilkan akan semakin akurat dan dapat digunakan
sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
Selain itu, rakor ini juga diisi dengan penyampaian materi
tentang penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk Rumah Desa Sehat (RDS).
Materi ini penting untuk mendukung perencanaan kegiatan berbasis kebutuhan
masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan lingkungan dan pemberdayaan
keluarga.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara
lain Sekretaris Desa, seluruh Kader Pembangunan Manusia, Kasi Kesra Kecamatan
Suwawa, Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan, serta Tenaga Ahli
Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten yang bertindak sebagai fasilitator
utama dalam rakor.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar pemangku
kepentingan semakin kuat, dan para kader semakin percaya diri dalam menjalankan
tugasnya sebagai ujung tombak pembangunan manusia di tingkat desa. Rakor ini
menjadi langkah nyata dalam memastikan bahwa setiap data yang dikumpulkan
benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat, sehingga intervensi yang
dilakukan dapat lebih tepat guna dan berkelanjutan.







0 Post a Comment:
Posting Komentar