Tanggal 29 Oktober 2029
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendamping Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih
Tanggal: 29 Oktober - 2 November 2025
Tempat: Aula Masjid Kampus Universitas Negeri Gorontalo
Agenda Pembukaan Pelatihan:
1. Laporan Panitia
- Kegiatan pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan kemampuan pendamping koperasi di Provinsi Gorontalo.
- Peserta terdiri dari pendamping desa, pilot manajemen office, dan bisnis asisten.
- Pemateri berasal dari Kementerian, Pemerintah Daerah, dan trainer dari Dinas Koperasi Provinsi Gorontalo.
- Setiap peserta akan mendapatkan pengembalian biaya transportasi, akomodasi, dan uang harian yang ditransfer secara online.
2. Pengantar oleh Kepala Dinas Koperasi Provinsi Gorontalo
- Menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kapasitas pendamping koperasi.
- Pelatihan berjenjang akan dilakukan, dimulai dari tingkat provinsi untuk PMO, BA, dan PD, diikuti oleh pelatihan tingkat kabupaten untuk pengurus koperasi.
3. Sambutan dan Arahan oleh Asisten Deputi Kementerian Koperasi
- Memberikan apresiasi kepada pendamping desa yang telah berkontribusi dalam pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.
- Menekankan peran KDKMP sebagai penggerak kesejahteraan anggota masyarakat.
- Menyampaikan informasi mengenai dana bantuan pemerintah untuk koperasi yang berkisar antara 1 hingga 3 milyar rupiah.
- Mengharapkan peserta pelatihan dapat menjalankan tugas dengan baik, sebagai pelatih di setiap kabupaten bagi pengurus koperasi.
Penutup:
Pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan pendamping yang berkualitas dan berkomitmen dalam membangun dan mengembangkan koperasi di Provinsi Gorontalo, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Pelatihan peningkatan kapasitas kompetensi pendamping KDKMP tahun 2025.
Materi Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo
Tema:
KDKMP Yang Profesional Bertalenta dan Berdaya Saing
1. Latar Belakang Koperasi Desa Merah Putih
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dibentuk sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan wadah yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
Dengan mengedepankan prinsip-prinsip koperasi, organisasi ini bertujuan untuk memberdayakan anggota melalui pengelolaan sumber daya yang lebih efektif dan efisien.
Koperasi ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mengatasi permasalahan ekonomi lokal, mengurangi pengangguran, dan menciptakan peluang usaha.
2. Visi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih
Visi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih adalah :
- Menjadi lembaga ekonomi yang tangguh dan terpercaya, yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar melalui pengelolaan usaha yang transparan, berkelanjutan, dan berbasis pada nilai-nilai gotong royong.
- Koperasi ini berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan kolaborasi antar anggota.
3. Arah Strategis Koperasi Desa Merah Putih
- Pemberdayaan Anggota: Mengembangkan program pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam pengelolaan usaha.
- Diversifikasi Usaha: Mengidentifikasi dan mengembangkan berbagai jenis usaha yang dapat dijalankan oleh koperasi, sehingga meningkatkan pendapatan anggota.
- Penguatan Manajemen: Meningkatkan kapasitas manajerial koperasi melalui rekrutmen dan pelatihan bagi pengurus dan anggota.
- Akses Pembiayaan: Mendorong akses anggota terhadap sumber pembiayaan, baik dari pemerintah maupun lembaga keuangan lainnya.
- Kolaborasi dan Kemitraan: Membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan lembaga non-pemerintah untuk memperkuat posisi koperasi.
4. Peran Anggota Koperasi Desa Merah Putih
Anggota Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih memiliki peran penting dalam keberhasilan koperasi, antara lain:
- Partisipasi Aktif: Anggota diharapkan berpartisipasi aktif dalam kegiatan koperasi, mulai dari rapat anggota hingga pelaksanaan program usaha.
- Pembangunan Usaha: Setiap anggota diharapkan berkontribusi dalam pengembangan usaha koperasi, baik melalui ide, modal, maupun tenaga kerja.
- Kepatuhan Terhadap Aturan: Anggota wajib mematuhi anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi, serta ikut menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan.
- Dukungan Moral dan Material: Anggota diharapkan memberikan dukungan terhadap koperasi, baik secara moral maupun material, untuk mencapai tujuan bersama.
Dengan memahami latar belakang, visi, arah strategis, dan peran anggota, diharapkan seluruh partisipan dapat berkontribusi aktif dalam membangun Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang lebih baik dan berkelanjutan.
Tanggal 29 Oktober 2025
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping KDKMP Tahun 2025
Judul:
Peran, Tugas, Fungsi, Kode Etik, Kompetensi, dan Metode Pendamping Bisnis
Pemateri:
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Gorontalo
Materi Pelatihan:
1. Latar Belakang Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
Memahami sejarah dan tujuan pembentukan KDKMP, serta kontribusinya terhadap pengembangan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.
2. Peran Pilot Manajemen Office (PMO) KDKMP
Mendeskripsikan tanggung jawab PMO dalam mengkoordinasikan dan memfasilitasi kegiatan KDKMP, serta perannya dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas program.
3. Laporan Bulanan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
Pentingnya penyusunan laporan bulanan sebagai alat evaluasi kinerja, pengawasan, dan perencanaan strategis untuk pengembangan KDKMP.
4. Kode Etik PMO
- Menjelaskan prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang harus dipegang oleh PMO dalam menjalankan tugasnya, termasuk integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
5. Tugas dan Fungsi Bisnis Asisten (BA) KDKMP
Rincian mengenai tugas sehari-hari BA, termasuk pengembangan kapasitas anggota koperasi dan dukungan dalam pengelolaan usaha.
6. Prinsip dan Kode Etik (BA) KDKMP
Penekanan pada pentingnya etika profesional dan perilaku yang diharapkan dari BA dalam memberikan layanan kepada anggota koperasi.
Tujuan Pelatihan:
Meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendamping dalam melaksanakan peran mereka secara efektif, serta memperkuat kolaborasi antar stakeholder dalam pengembangan KDKMP.
Metode Pelatihan:
- Diskusi interaktif
- Simulasi dan studi kasus
- Presentasi dari pemateri
- Evaluasi dan umpan balik
Target Peserta:
Pendamping KDKMP, anggota koperasi, dan stakeholder terkait.
Pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih baik antara pendamping dan anggota koperasi, serta meningkatkan kapasitas organisasi secara keseluruhan.
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping KDKMP Tahun 2025
Materi:
Teknik Assessment Awal (Rapid Rural Appraisal) Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
Inti Materi:
1. Mengenal RAPID Rural Appraisal (RRA) KDKMP
- Memahami konsep dasar RRA dan bagaimana metode ini diterapkan dalam konteks KDKMP untuk mengumpulkan data dan informasi yang relevan.
2. Mengenal Informasi dengan Alat Interaksi KDKMP
- Menjelaskan berbagai alat interaksi yang digunakan untuk mendapatkan informasi dari anggota koperasi, termasuk wawancara, diskusi kelompok, dan survei.
3. Tujuan Assessment Awal KDKMP
- Menyampaikan tujuan dari melakukan assessment awal, seperti memahami kebutuhan masyarakat, menentukan potensi yang ada, dan merumuskan rencana tindakan yang efektif.
4. Metode RRA KDKMP
- Pembahasan tentang berbagai metode yang digunakan dalam RRA, termasuk observasi langsung, pemetaan partisipatif, dan teknik pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif.
5. Komponen Utama Assessment Awal KDKMP
- Rincian mengenai komponen-komponen penting dalam assessment awal, seperti analisis sumber daya, identifikasi masalah, dan perumusan rekomendasi
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan praktis yang diperlukan untuk melakukan assessment awal secara efektif, sehingga mendukung pengembangan yang berkelanjutan bagi KDKMP.
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2025
Judul Materi:
Teknik Pendampingan Bisnis KDKMP
Inti Materi:
1. Latar Belakang
- Memahami pentingnya teknik pendampingan dalam mengembangkan kapasitas anggota koperasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
2. Fasilitator
- Menjelaskan peran fasilitator dalam proses pendampingan, termasuk metode yang digunakan untuk memberikan dukungan dan bimbingan kepada anggota.
3. Trainer
- Menguraikan kualifikasi dan tanggung jawab trainer dalam memberikan pelatihan yang efektif kepada anggota koperasi dan pendamping lainnya.
4. Konsultan
- Menjelaskan peran konsultan dalam memberikan nasihat profesional dan strategis kepada KDKMP untuk meningkatkan operasional dan pengelolaan bisnis.
5. Langkah-Langkah Coaching
- Rincian tentang langkah-langkah yang perlu diambil dalam proses coaching, termasuk penetapan tujuan, pengembangan rencana tindakan, dan evaluasi hasil.
6. Mediasi - Pentingnya mediasi dalam menyelesaikan konflik dan menciptakan komunikasi yang efektif antara anggota koperasi dan pendamping.
7. Prinsip
- Menyampaikan prinsip-prinsip dasar yang harus dipegang oleh pendamping dalam melaksanakan tugasnya, termasuk empati, keadilan, dan keberlanjutan.
Kesimpulan:
Meningkatkan kemampuan pendamping dalam menerapkan teknik pendampingan bisnis yang efektif, serta memperkuat kolaborasi di dalam KDKMP.
Tanggal 29 Oktober 2025
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping KDKMP 2025
Tanggal: 29 Oktober 2025
Judul Materi: Dinamika Kelompok: Strategi Membangun Kepercayaan (Trust) dengan Pengurus, Anggota Koperasi, dan Stakeholders serta Manajemen Konflik
Inti Materi:
1. Lika Liku Perjuangan Pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih
- Menggali kisah dan tantangan yang dihadapi dalam proses pembentukan koperasi, termasuk hambatan yang mungkin muncul serta solusi yang diambil.
2. Tekat Bersama Akhirnya Terwujud Pembentukan KDKMP 100%
- Menyampaikan komitmen dan kolaborasi antar anggota yang mengarah pada suksesnya pembentukan Koperasi.
3. Pengertian Dinamika Kelompok dalam Koperasi Desa Merah Putih
- Menjelaskan konsep dinamika kelompok dan bagaimana hal ini berpengaruh terhadap operasional dan keberhasilan koperasi.
4. Ciri-ciri Kelompok Koperasi yang Dinamis
- Identifikasi karakteristik kelompok koperasi yang aktif dan responsif, serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi produktivitas.
5. Tahapan Dinamika Kelompok
- Menguraikan fase-fase yang dilalui kelompok dalam meningkatkan kerjasama dan penyelesaian masalah.
6. Strategi Membangun Kepercayaan
- Menyajikan teknik dan pendekatan untuk membangun kepercayaan di antara anggota dan mitra.
7. Membangun Kepercayaan dengan Pihak Terkait
Diskusi tentang pentingnya hubungan baik dengan stakeholders dan bagaimana cara mengelolanya.
8. Komunikasi dan Informasi yang Matang
- Menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dan efektif agar semua pihak memahami tujuan dan langkah-langkah yang diambil.
Kesimpulan:
- Meningkatkan pemahaman peserta tentang dinamika kelompok dan manajemen konflik dalam konteks koperasi.
- Mengembangkan keterampilan dalam membangun kepercayaan dengan berbagai pihak terkait.
- Mendorong kolaborasi dan komunikasi yang efektif untuk mencapai tujuan bersama dalam pengelolaan koperasi.
- Dengan pelatihan ini, diharapkan para pendamping KDKMP dapat lebih siap dan berkualitas dalam menjalankan peran mereka, serta mampu mengelola dinamika kelompok dengan baik.